Tahu Campur, Makanan Sederhana Tapi Penuh Makna
Di tengah kota Surabaya yang sibuk dan penuh hiruk pikuk https://wisatatpikota.id/ , ada satu makanan kaki lima yang selalu bikin kangen: tahu campur. Sekilas, tampilan tahu campur mungkin terlihat biasa saja, tapi kalau sudah dicicip, rasanya langsung nge-blend di mulut dan bikin pengen nambah lagi.
Tahu campur bukan cuma soal makan, tapi juga tentang tradisi dan cerita masyarakat Jawa Timur. Dari warung kecil sampai gerobak keliling, tahu campur membawa kehangatan tersendiri.
Apa Sih Isi Tahu Campur Itu?
Kalau kamu belum pernah makan tahu campur, ini dia bahan-bahan utama yang bikin rasanya beda dari makanan lain:
-
Tahu goreng yang potongannya besar
-
Lontong atau ketupat sebagai pengganti nasi
-
Daging sapi yang dimasak empuk (biasanya bagian sandung lamur)
-
Tauge segar
-
Bumbu petis khas Jawa Timur yang pekat dan harum
-
Sayur-sayuran segar seperti selada dan daun kemangi
-
Kerupuk sebagai pelengkap kriuk-kriuk
Semua bahan ini disiram dengan kuah kaldu sapi yang kaya rasa dan sedikit manis. Kombinasi rasa manis, gurih, dan sedikit pedas dari sambal membuat tahu campur jadi makanan yang komplet dan memuaskan.
Dari Mana Asal Usul Tahu Campur?
Tahu campur ini sudah jadi ikon kuliner Surabaya sejak lama. Makanan ini berasal dari budaya Madura dan Jawa Timur yang memang kaya akan olahan tahu dan petis.
Di masa lalu, tahu campur adalah makanan favorit para pedagang dan pekerja di pasar, karena praktis dan mengenyangkan. Seiring waktu, resepnya berkembang dan menjadi hidangan yang bisa dinikmati semua kalangan.
Tempat Legendaris yang Wajib Dikunjungi
Kalau kamu jalan-jalan ke Surabaya, jangan lupa mampir ke beberapa tempat legendaris yang menyajikan tahu campur dengan rasa otentik, seperti:
-
Tahu Campur Lamongan Pak Sadi – Sudah puluhan tahun berdiri, rasanya tetap juara.
-
Tahu Campur Gempol – Lokasi di pusat kota, selalu ramai pengunjung.
-
Tahu Campur Cak Har – Kelezatannya bikin pelanggan datang dari berbagai daerah.
Masing-masing punya ciri khas sendiri, mulai dari tingkat kematangan daging sampai kekentalan kuah.
Cocok Buat Sarapan atau Makan Siang
Tahu campur biasanya jadi pilihan favorit untuk sarapan atau makan siang. Makan seporsi tahu campur hangat-hangat, apalagi pagi hari, rasanya seperti dapat energi ekstra buat menghadapi hari.
Selain itu, harganya juga sangat terjangkau, mulai dari Rp15.000 sampai Rp25.000 per porsi, cocok buat kantong pelajar, mahasiswa, atau pekerja kantoran.
Cara Membuat Tahu Campur di Rumah
Kalau kamu suka tantangan, coba deh bikin tahu campur sendiri. Bahannya mudah didapat dan cara membuatnya gak ribet.
Bahan utama:
-
Tahu goreng potong besar
-
Lontong atau ketupat
-
Daging sapi sandung lamur, rebus sampai empuk
-
Tauge, selada, daun kemangi
-
Petis udang (bisa beli di pasar)
-
Bumbu kuah kaldu sapi (bawang putih, bawang merah, garam, gula)
-
Sambal rawit sesuai selera
Langkah:
-
Rebus daging sampai empuk dan buat kaldu.
-
Goreng tahu dan siapkan sayuran.
-
Campur petis dengan kaldu sampai rata.
-
Tata semua bahan dalam mangkuk, siram dengan kuah petis, tambahkan sambal.
-
Sajikan dengan kerupuk untuk sensasi kriuk.
Tahu Campur, Simbol Keragaman Kuliner Jawa Timur
Lebih dari sekadar makanan, tahu campur jadi simbol keragaman dan kreativitas kuliner Jawa Timur. Dari bahan yang sederhana, tercipta rasa yang kaya dan mengikat banyak cerita.
Setiap suapan tahu campur seperti membawa kamu ke suasana pasar tradisional yang ramai, dengan aroma rempah dan keramaian warga yang hangat.
Penutup: Ayo Cicipi Tahu Campur dan Rasakan Ceritanya!
Kalau kamu belum pernah nyobain tahu campur, sekarang saatnya! Jangan cuma cari makanan mewah, coba juga kuliner kaki lima yang penuh cerita ini.
Tahu campur bukan hanya mengenyangkan, tapi juga bikin kamu makin cinta sama kekayaan rasa Indonesia, khususnya Surabaya.
Tinggalkan Balasan