Gabus Pucung, Kuliner Betawi yang Mulai Langka
Kalau kamu tinggal di Jakarta atau sekitarnya, mungkin pernah dengar nama makanan Gabus Pucung https://wisatatpikota.id/ . Tapi buat yang belum tahu, ini adalah salah satu makanan khas Betawi yang sudah makin jarang ditemui. Padahal, rasanya unik banget dan kaya rempah!
Makanan ini terbuat dari ikan gabus yang dimasak dengan kuah hitam pekat. Warna hitamnya bukan karena gosong ya, tapi dari salah satu bahan utama bernama kluwek (atau pucung dalam bahasa Betawi).
Asal-usul Nama Gabus Pucung
Namanya sendiri sudah langsung menjelaskan isi makanannya. “Gabus” itu nama ikannya, sedangkan “Pucung” adalah nama lain dari kluwek, biji berwarna hitam pekat yang biasa juga dipakai di rawon.
Nah, gabungan dua bahan ini jadi satu sajian yang kaya rasa, gurih, dan sedikit pahit manis. Cocok banget buat kamu yang suka makanan berkuah dengan cita rasa dalam.
Kuah Hitam yang Penuh Rasa
Salah satu daya tarik utama dari Gabus Pucung adalah kuahnya yang hitam pekat. Jangan salah, walau warnanya gelap, rasa kuahnya justru kaya banget. Ada perpaduan dari bawang putih, bawang merah, kemiri, lengkuas, jahe, kunyit, dan pastinya si kluwek itu tadi.
Rasanya? Gurih, agak pahit manis, dan berempah banget. Pas banget disandingkan dengan nasi putih hangat. Ditambah sambal sedikit, wah… bikin nambah terus!
Ikan Gabus yang Empuk dan Gak Banyak Duri
Ikan gabus ini jadi pilihan utama karena dagingnya empuk, gak amis, dan minim duri. Jadi, cocok juga buat anak-anak atau orang yang gak suka ribet ngurusin tulang ikan.
Biasanya, ikan gabus digoreng dulu sebentar biar nggak hancur saat dimasak dalam kuah pucung. Setelah itu baru dimasukkan ke kuah kluwek yang sudah matang.
Makin Langka, Tapi Masih Ada yang Jual!
Sayangnya, Gabus Pucung sekarang udah gak sepopuler dulu. Di Jakarta pun gak banyak rumah makan yang menyajikan menu ini. Tapi kamu masih bisa nemuin di beberapa tempat makan Betawi autentik, terutama di daerah Depok, Bekasi, dan Jakarta Selatan.
Atau, kalau kamu suka masak, bisa banget bikin sendiri di rumah. Bahan-bahannya gampang dicari di pasar tradisional, termasuk kluwek. Tinggal pastikan kluwek yang dipakai yang bagus ya, biar gak pahit berlebihan.
Resep Singkat Gabus Pucung Rumahan
Kalau kamu penasaran pengin coba masak sendiri, ini dia resep singkatnya:
Bahan:
-
1 ekor ikan gabus (bersihkan & potong)
-
4 buah kluwek (ambil dagingnya)
-
5 siung bawang merah
-
3 siung bawang putih
-
3 butir kemiri
-
1 ruas kunyit
-
1 ruas lengkuas (geprek)
-
1 batang serai
-
Garam, gula, penyedap secukupnya
Cara masak:
-
Haluskan bumbu (kecuali kluwek) lalu tumis sampai harum.
-
Masukkan daging kluwek, aduk rata.
-
Tambahkan air, masukkan ikan gabus yang sudah digoreng.
-
Masak sampai bumbu meresap dan kuah menghitam pekat.
-
Koreksi rasa, sajikan hangat.
Cocok untuk Keluarga atau Menu Spesial
Gabus Pucung ini cocok banget buat kamu yang lagi pengin masak menu beda dari biasanya. Apalagi kalau ada acara keluarga, arisan, atau kumpul bareng teman.
Rasanya yang khas dan penampilannya yang unik bikin orang langsung penasaran. Belum lagi kalau disajikan di atas piring tanah liat atau daun pisang—suasana Betawi-nya langsung kerasa!
Lestarikan Kuliner Khas Kita
Sebagai warga Indonesia, apalagi yang tinggal di Jakarta dan sekitarnya, yuk kita bantu lestarikan kuliner khas Betawi seperti Gabus Pucung ini. Jangan sampai makanan enak ini hilang cuma karena kita lupa mencicipi dan mengenalkannya ke generasi berikutnya.
Bisa dimulai dari hal kecil kok, seperti:
-
Mencoba masak sendiri di rumah
-
Mengajak teman makan di tempat makan Betawi
-
Posting di media sosial biar makin dikenal
Penutup: Gabus Pucung, Hitam Tapi Bikin Ketagihan
Meski tampilannya hitam pekat, jangan salah, Gabus Pucung punya cita rasa yang kuat dan bikin nagih. Kuliner tradisional yang satu ini bukan cuma sekadar makanan, tapi juga bagian dari identitas budaya Betawi yang patut dijaga dan dinikmati.
Tinggalkan Balasan