Kalau kamu pernah dengar kata lepa-lepa, mungkin masih asing bagi sebagian orang. Tapi bagi masyarakat Malaka https://wisatatpikota.id/ , ketupat ini bukan cuma makanan biasa, melainkan bagian dari tradisi dan budaya yang sudah turun-temurun. makanan ini adalah ketupat tradisional yang dibuat dari beras ketan dan dibungkus daun khusus, memberikan rasa dan tekstur yang unik. Yuk, kita kulik lebih dalam tentang makanan ini!
Apa Itu Lepa-Lepa?
Lepa-lepa adalah makanan tradisional dari Malaka yang mirip ketupat tapi bahan utamanya adalah beras ketan, bukan beras biasa. Beras ketan ini dimasak dan dibungkus dengan daun lontar atau daun pisang, lalu dikukus hingga matang. Hasilnya adalah ketupat yang lebih lengket, pulen, dan punya aroma khas dari daun pembungkusnya.
Sejarah dan Makna dalam Budaya Malaka
Lepa-lepa sudah jadi bagian penting dalam berbagai upacara adat dan acara keluarga di Malaka. Selain jadi hidangan sehari-hari, makanan ini juga sering disajikan saat perayaan penting seperti pernikahan atau hari besar. Menurut tradisi, membuat makanan ini secara bersama-sama bisa mempererat hubungan antar anggota keluarga dan masyarakat.
Bahan dan Proses Membuat
Bahan utama makanan ini adalah beras ketan putih yang sudah dicuci bersih. Beras ini kemudian direndam supaya teksturnya lebih empuk saat dimasak. Setelah itu, beras ketan dibungkus dengan daun lontar atau daun pisang yang sudah dibersihkan, lalu dikukus selama beberapa jam. Proses pengukusan ini yang bikin makanan ini jadi legit dan pulen.
Perbedaan Lepa-Lepa dengan Ketupat Biasa
Yang bikin makanan ini beda dari ketupat pada umumnya adalah penggunaan beras ketan sebagai bahan utama. Ini membuat tekstur lepa-lepa lebih lengket dan rasa nasi ketannya lebih terasa. Selain itu, pembungkus daun lontar memberikan aroma khas yang nggak bisa kamu temukan di ketupat biasa yang pakai daun kelapa.
Cara Menikmati Lepa-Lepa
Lepa-lepa biasanya dimakan sebagai pendamping lauk pauk seperti ayam goreng, ikan bakar, atau sambal tradisional Malaka. Rasanya yang pulen dan lengket cocok banget dicocol dengan sambal pedas atau kuah santan. Selain itu, makanan ini juga bisa dinikmati langsung sebagai camilan ringan yang mengenyangkan.
Lepa-Lepa dalam Kehidupan Sehari-hari Masyarakat Malaka
Bagi masyarakat Malaka, makanan ini bukan cuma makanan, tapi juga simbol kebersamaan dan budaya. Membuat makanan ini sering jadi aktivitas keluarga yang seru, di mana semua anggota ikut serta. Momen ini jadi ajang berbagi cerita, menjaga tradisi, dan mempererat tali silaturahmi.
Tips Membuat Lepa-Lepa Sendiri di Rumah
Kalau kamu mau coba bikin makanan ini sendiri, kamu perlu persiapkan beras ketan berkualitas dan daun pembungkus yang bersih. Pastikan daun sudah dicuci dan dilayukan supaya lentur saat membungkus. Jangan lupa, pengukusan harus cukup lama supaya lepa-lepa matang sempurna dan pulen. Kamu bisa tambahkan sedikit garam atau kelapa parut supaya rasanya makin nikmat.
Lepa-Lepa sebagai Oleh-Oleh Khas Malaka
Kini, makanan ini sudah mulai dikenal sebagai oleh-oleh khas Malaka. Dikemas dengan baik, makanan ini jadi pilihan yang pas buat kamu yang pengen bawa pulang rasa dan budaya Malaka. Biasanya makanan ini tahan cukup lama kalau disimpan dengan benar, jadi bisa jadi kenangan manis dari perjalananmu.