Ikan Bakar Bumbu Rajang, Sensasi Laut Pedas Ala Lombok
Kalau kamu suka makan ikan bakar, cobain deh versi khas Lombok yang satu ini — ikan bakar bumbu rajang https://wisatatpikota.id/ . Rasanya pedas, segar, dan rempahnya nendang banget! Bumbu rajangnya beda dari yang lain karena diiris kasar, bukan dihaluskan, jadi rasanya lebih “hidup” di mulut.
Apa Itu Bumbu Rajang? Kenapa Istimewa?
Bumbu rajang adalah campuran rempah dan cabai yang diiris tipis, bukan diulek atau diblender. Ini ciri khas masakan Lombok, khususnya dari suku Sasak. Biasanya terdiri dari bawang merah, bawang putih, cabai merah, cabai rawit, serai, daun jeruk, dan kadang ditambah tomat.
Karena nggak dihaluskan, bumbu ini punya tekstur unik dan rasa yang lebih tajam. Pas banget dipadukan dengan ikan laut segar yang dibakar langsung di atas bara api.
Ikan Laut Segar Jadi Kunci Kenikmatan
Ikan yang biasa dipakai untuk ikan bakar bumbu rajang biasanya ikan laut, seperti kakap merah, baronang, atau cakalang. Tapi kamu juga bisa pakai ikan air tawar seperti nila atau gurame kalau susah cari ikan laut.
Yang penting, pastikan ikannya segar. Soalnya rasa alami dari ikan bakal berpadu sempurna sama bumbu rajang yang kuat dan pedas.
Cara Membuat Ikan Bakar Bumbu Rajang, Nggak Ribet Kok!
Buat kamu yang pengin coba masak sendiri di rumah, berikut ini langkah mudahnya:
Bahan-bahan:
-
1 ekor ikan (ukuran sedang), bersihkan
-
Jeruk nipis, garam, dan sedikit merica untuk marinasi
-
Minyak kelapa untuk olesan
Bumbu Rajang:
-
6 siung bawang merah
-
3 siung bawang putih
-
10 buah cabai rawit (atau sesuai selera)
-
5 buah cabai merah keriting
-
2 batang serai (iris tipis)
-
4 lembar daun jeruk
-
1 buah tomat
-
Garam dan penyedap secukupnya
Cara Membuat:
-
Marinasi ikan pakai jeruk nipis, garam, dan merica, diamkan 15–30 menit.
-
Iris semua bahan bumbu rajang secara tipis.
-
Tumis bumbu rajang dengan sedikit minyak sampai harum dan agak layu.
-
Bakar ikan di atas bara api sambil diolesi minyak dan dibalik secara berkala.
-
Setelah setengah matang, olesi ikan dengan bumbu rajang tumis.
-
Lanjutkan bakar sampai ikan matang sempurna.
-
Sajikan panas-panas bareng nasi putih dan sambal tambahan.
Kenapa Harus Cobain Ikan Bakar Bumbu Rajang?
Yang bikin ikan bakar ini spesial bukan cuma bumbunya yang unik, tapi juga sensasi rasa yang nggak bisa kamu dapetin di masakan lain. Bumbu rajang yang diiris kasar bikin tekstur dan rasa lebih nendang. Pedasnya juga beda — nggak cuma panas di mulut, tapi juga meninggalkan rasa gurih dan segar dari rempah-rempah.
Ditambah aroma asap dari pembakaran bikin rasa ikannya makin mantap. Nggak heran kalau makanan ini selalu jadi favorit di warung makan pinggir pantai di Lombok.
Cocok Buat Menu Harian Sampai Acara Keluarga
Mau makan enak tapi tetap simpel? Ikan bakar bumbu rajang bisa jadi solusi. Bumbunya mudah dibuat, bahan gampang dicari, dan hasilnya? Dijamin bikin nagih.
Masakan ini juga sering hadir di acara keluarga atau arisan. Disajikan dalam porsi besar, jadi rebutan deh pokoknya. Kalau ada nasi hangat, plecing kangkung, dan sambal, lengkap sudah kebahagiaan makanmu.
Tips Anti Gagal Masak Ikan Bakar Bumbu Rajang
Biar hasil masak kamu makin maksimal, ini dia beberapa tips yang bisa kamu coba:
-
Pilih ikan berdaging tebal – Biar nggak gampang hancur saat dibakar.
-
Jangan bakar terlalu dekat dengan api – Supaya nggak gosong di luar tapi mentah di dalam.
-
Gunakan arang batok kelapa – Supaya aromanya lebih wangi dan alami.
-
Simpan bumbu rajang sebagian sebagai topping – Bisa ditabur pas penyajian buat tambah rasa segar dan pedas.
Kuliner Lombok yang Wajib Dicoba
Lombok dikenal dengan masakan pedas dan penuh rempah. Selain ikan bakar bumbu rajang, ada juga sate pusut, ayam taliwang, dan beberuk terong yang semuanya kaya rasa. Jadi kalau kamu liburan ke Lombok, jangan cuma nikmatin pantainya, tapi juga kulinernya.
Dan kalau belum sempat ke sana, kamu bisa bawa rasa Lombok ke rumah lewat masakan ini.
Penutup: Sajian Sederhana dengan Rasa Istimewa
Ikan bakar bumbu rajang memang terlihat sederhana, tapi rasanya luar biasa. Pedas, gurih, dan segar jadi satu di setiap suapan. Masakan ini bukti kalau bahan-bahan lokal dan teknik masak tradisional bisa hasilkan cita rasa yang istimewa.
Tinggalkan Balasan